Pantheon, champion League of Legends
Win Rate
0%
Pick Rate
0%
Ban Rate
2.9%

Pantheon Win Rate & Tier ADC

FighterAssassin
Patch
26.20
Match
654.440
Lane
Bot
Tier
Semua Tier
Terakhir Diperbarui
15 Okt 2026 UTC
Metodologi
Metodologi Data

Awalnya enggan mengemban tanggung jawab Aspect of War, Atreus tetap hidup saat kekuatan celestial dalam dirinya dihancurkan dan dia bertahan dari hantaman yang kekuatannya mampu memadamkan bintang di angkasa. Pada akhirnya, dia belajar untuk menerima...

Apakah Pantheon Bagus di Patch 26.20?

Turun 6,9 poin dari Patch 25.17. Pantheon kena ban di 2,9% game dan hadir (dipick atau diban) di 11,7%.

Tier
—
Win Rate
—
Pick Rate
—%
Ban Rate
2,9%
Perubahan win rate
−6.9vs Patch 25.17

Role Pantheon

Pantheon main di Support pada 45% game ranked patch ini. Setiap lane punya build, rune, dan counter sendiri — pilih lane untuk mengganti semua tab.

Persentase game ranked champion ini yang dimainkan di tiap lane, beserta win rate di lane itu.

Perubahan Pantheon di Patch 26.20

Win Rate
Patch 26.1949.81%
Patch 26.2049.13%
-0.69%
Pick Rate
Patch 26.194.37%
Patch 26.204.37%
0.00%

Ringkasan cepat setup optimal Pantheon di League of Legends. Build teratas Pantheon mencakup core item, memakai rune optimal untuk efektivitas maksimal. Pantheon tampil bagus melawan champion tertentu tapi kesulitan melawan counter utama.

    Kelebihan dan Kekurangan Pantheon

    Posisi Pantheon dibanding semua champion di patch ini, dari statistik game ranked per menit.

    Kekuatan

    • Vision score: lebih baik dari 80% champion

    Kelemahan

    Tidak ada yang menonjol — mendekati rata-rata.

    Pantheon berada di persentil 0.0 untuk kekuatan early game, persentil 0.0 untuk scaling late game, persentil 0.0 untuk kontrol objektif, persentil 0.0 untuk kekuatan support, persentil 0.0 untuk farming creep, dan persentil 0.0 untuk output damage.

    Pantheon menunjukkan performa yang bervariasi di berbagai tingkat skill dalam League of Legends. Penguasaan champion dan pemahaman dasar-dasar game sangat memengaruhi efektivitas Pantheon. Pemain yang meluangkan waktu mempelajari mekanik Pantheon, pola trading yang optimal, dan power spike-nya akan melihat performa yang makin baik. Sukses dengan Pantheon butuh pemahaman soal kit champion sekaligus cara menjalankannya dengan benar di berbagai matchup. Pemain rank rendah mungkin kesulitan di awal, tapi bisa menaikkan win rate lewat latihan dan pengetahuan game. Pemain rank tinggi yang sudah menguasai mekanik Pantheon cenderung memakai champion ini dengan lebih efektif. Skill ceiling champion ini memungkinkan pemain berpengalaman memaksimalkan potensinya lewat pengambilan keputusan, eksekusi mekanik, dan game sense yang unggul. Untuk sukses dengan Pantheon, fokuslah menguasai combo skill, memahami strategi tiap matchup, dan mengembangkan permainan macro yang kuat di samping kemampuan mekanik mikro.

    MetaBot Desktop

    Theorycraft Build Pantheon Berikutnya

    Uji kombinasi item apa pun — bahkan off-meta — dengan ribuan match Pantheon sungguhan. Lihat win rate, KDA, damage, dan dampak nyata setiap item sebelum kamu memilih.

    • Kombinasi item apa pun — bahkan off-meta
    • Ribuan match sungguhan
    • Win rate berdasarkan rank & durasi game
    Build Theorycrafter di aplikasi MetaBot Desktop yang menganalisis build item League of Legends kustom
    🔍

    Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.

    Report an Issue

    Apakah Pantheon Bagus? FAQ - Patch 26.20

    Pantheon dimainkan di lane mana?

    Kebanyakan Support (45% game ranked), juga Top (31%), Mid (13%), Jungle (9%).

    Seberapa sering Pantheon di-ban?

    Pantheon kena ban di 2,9% game ranked Patch 26.20 dan dipick atau diban di 11,7%.

    Pantheon jago di apa?

    Dibanding semua champion di patch ini, Pantheon menonjol di Vision score (80/100).