- Win Rate
- 50.0%
- Match
- 302
- KDA
- 1.43
Phoenix vs Sova Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Analisis head-to-head Phoenix vs Sova. Phoenix punya win rate 50.0% di matchup kompetitif ini. Dari 302 game yang dianalisis, temukan statistik kunci seperti KDA, damage per round, dan performa per sisi yang membedakan pemenang dan pecundang.
Rincian matchup Phoenix
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Phoenix dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Phoenix vs Sova?
Rincian Performa Phoenix vs Sova
Di matchup Phoenix vs Sova, Phoenix menunjukkan keunggulan penuh di keempat kategori performa utama. Berdasarkan 302 match yang dianalisis, Phoenix mengungguli Sova dalam efisiensi fragging, damage, serta win rate attack dan defense. Keunggulan menyeluruh ini menjadikan Phoenix pilihan yang secara statistik lebih diunggulkan saat menghadapi Sova di match ranked Valorant.
Ringkasan Matchup Phoenix vs Sova
Matchup Phoenix vs Sova di Valorant adalah duel yang sangat seimbang, di mana aim dan game sense menentukan pemenangnya. Berdasarkan 302 match kompetitif yang dianalisis, Phoenix menang 50.0% dibanding 49.0% milik Sova, selisih 1.0 poin persentase. Selisih terbesar ada di damage output, tempat Phoenix konsisten lebih unggul. Di matchup Duelist vs Initiator ini, Baik Phoenix maupun Sova tidak punya keunggulan statistik yang jelas. Kemenangan ditentukan oleh skill mekanik individu, timing utility, dan kemampuan membaca posisi lawan. Fokuslah memenangkan duel aim dan lakukan rotasi yang cerdas.
Analisis Fragging Phoenix vs Sova
Phoenix meraih 4 dari 5 metrik fragging di matchup Phoenix vs Sova, menunjukkan keunggulan mekanik yang jelas dengan unggul di KDA efficiency, kill production, damage output. Analisis 302 game ranked kami menunjukkan Phoenix konsisten mengungguli Sova dalam pertarungan langsung. Meski Sova berhasil menang di metrik tersisa, gambaran keseluruhan tetap menguntungkan Phoenix dalam baku tembak. Pemain Sova sebaiknya bermain di sekitar satu kekuatannya sambil meminimalkan paparan di area saat Phoenix mendominasi.
Performa Attack dan Defense Phoenix vs Sova
Rincian Sisi Menyerang
Perbandingan sisi attack antara Phoenix dan Sova menunjukkan keseimbangan nyaris sempurna, dengan Phoenix menang 47.1% round attack dibanding 46.4% milik Sova. Selisih 0.7 poin persentase yang kecil ini menandakan tidak ada agent yang punya keunggulan bawaan saat execute ke site atau menembus chokepoint. Saat kedua agent ini bertemu di attack, keberhasilan hampir sepenuhnya bergantung pada koordinasi tim, timing execute, dan skill mekanik individu, bukan keunggulan kit agent.
Dari sisi taktik, baik Phoenix maupun Sova tidak perlu mengubah pola attack standar berdasarkan matchup ini. Keduanya bisa menjalankan pola execute, rotasi default, dan timing lurk seperti biasa tanpa khawatir dirugikan secara statistik. Data dari 302 match menunjukkan pemain dengan game sense, timing utility, dan aim mentah yang lebih baik akan memenangkan duel di sisi attack. Tidak ada jalan pintas berbasis agent untuk menang di sini.
Khusus untuk entry fragging, pemain Phoenix maupun Sova bisa dengan percaya diri mengambil duel pertama saat execute ke site. Kemampuan kedua agent tidak memberi keunggulan first-contact yang berarti satu sama lain, jadi keberhasilan entry bergantung pada crosshair placement, kualitas pre-aim, dan teknik jiggle-peek. Entah kamu main Phoenix atau Sova, masuk ke site dengan kepercayaan diri yang sama seperti di matchup lain.
Situasi post-plant di matchup ini juga seimbang. Tidak ada agent yang menunjukkan kemampuan pertahanan spike atau penggagalan retake yang lebih baik berdasarkan data attack kami. Saat spike terpasang, fokus pada dasar-dasar post-plant: posisi untuk crossfire, pakai utility untuk menunda defuse, dan sampaikan posisi musuh ke rekan tim. Selisih 0.7% terlalu kecil, lebih mirip noise statistik daripada keunggulan nyata.
Rincian Sisi Bertahan
Performa defense antara Phoenix dan Sova hampir identik, dengan Phoenix menang 53.6% round di sisi CT dan Sova 52.9%. Selisih 0.7 poin ini menandakan kedua agent berkontribusi sama besar saat menjaga site, retake, atau menggagalkan post-plant. Tidak ada yang punya keunggulan utility defensif yang cukup besar untuk menentukan hasil matchup.
Baik Phoenix maupun Sova bisa menjaga site (anchor) dengan efektivitas yang sama di matchup ini. Entah menahan A, B, atau mid di map mana pun, kit defensif kedua agent tidak memberi keunggulan berarti satu sama lain. Keputusan siapa menjaga site sebaiknya didasarkan pada pengetahuan map, kebutuhan komposisi tim, dan preferensi pribadi, bukan pertimbangan matchup. Selisih 0.7% terlalu kecil untuk memengaruhi pembagian site.
Skenario retake juga seimbang antara Phoenix dan Sova. Tidak ada agent yang menunjukkan utility retake, kemampuan membersihkan post-plant, atau potensi clutch yang lebih baik terhadap yang lain berdasarkan data defense kami dari 302 match. Saat retake melawan salah satu agent, fokus pada dasar-dasar retake: utility untuk membersihkan spot umum, timing terkoordinasi dengan rekan tim, dan trade yang efektif. Jangan ubah pendekatan retake-mu hanya karena menghadapi Phoenix atau Sova.
Keputusan ekonomi dan penggunaan utility tidak perlu berubah berdasarkan matchup ini saat defense. Kedua agent punya tingkat keberhasilan force buy, konversi full buy, dan efektivitas utility yang sebanding satu sama lain. Ambil keputusan ekonomi berdasarkan kebutuhan tim dan prinsip defense umum, bukan pertimbangan khusus Phoenix vs Sova. Timing dan penempatan utility defense standarmu akan sama efektifnya siapa pun lawanmu.
Analisis Sisi Keseluruhan
Phoenix mempertahankan keunggulan yang konsisten tapi tipis di kedua sisi map pada matchup ini, dengan win rate attack 47.1% dan win rate defense 53.6%. Meski Phoenix secara statistik diunggulkan di sisi map mana pun, selisihnya cukup dekat sehingga Sova tetap sangat kompetitif dan bisa menang lewat performa individu yang kuat.
Pilihan map dan komposisi tim berdampak minimal pada hasil matchup ini. Kedua agent tampil serupa di map yang condong ke attack, condong ke defense, maupun seimbang. Pilih berdasarkan kenyamanan pribadi, kebutuhan tim, dan pertimbangan komposisi yang lebih luas, bukan faktor khusus Phoenix vs Sova. Keunggulan tipis Phoenix tidak berubah karena faktor eksternal.
Untuk naik ranked, jangan terlalu dipikirkan matchup ini. Perbedaan statistiknya cukup kecil sehingga skill individu, koordinasi tim, dan game sense tetap jadi faktor utama penentu hasil. Fokus tingkatkan fundamentalmu di agent mana pun daripada mencari keunggulan lewat pengetahuan matchup. Baik Phoenix maupun Sova adalah pilihan ranked yang layak dengan kerugian matchup minimal.
Intinya: ini salah satu matchup agent yang paling seimbang di Valorant. Phoenix punya keunggulan statistik tipis, tapi Sova tetap sangat layak dan bisa menang lewat skill. Kalau kamu nyaman main Sova, jangan pindah ke Phoenix hanya demi matchup ini. Selisihnya terlalu kecil untuk membenarkan perubahan agent pool.
Dinamika Duelist vs Initiator
Dinamika Duelist (Phoenix) vs Initiator (Sova) menciptakan pertarungan asimetris saat tiap agent membawa tool yang sangat berbeda ke dalam duel. Kemampuan Duelist milik Phoenix punya fungsi berbeda dari kit Initiator milik Sova, sehingga pertarungan langsung sering melibatkan pertukaran utilitas yang tidak setara.
Memahami bagaimana kemampuan Duelist berinteraksi dengan counterplay Initiator penting untuk memaksimalkan potensi agent-mu. Toolkit Duelist milik Phoenix mungkin unggul di aspek tertentu sementara kit Initiator milik Sova meng-counter aspek lain. Keunggulan Phoenix menunjukkan kemampuan rolenya rata-rata lebih baik dalam memenangkan pertarungan lintas role ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Phoenix punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 13 agen di Valorant. Matchup terkuat Phoenix adalah melawan Iso dengan win rate 75.9%. Matchup tersulit adalah Deadlock dengan win rate 25.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 50.83% | 421 | 1.40 | 149.7 | 30.1% | 48.1% | 52.4% | |
| 49.87% | 397 | 1.44 | 155.4 | 29.9% | 47.5% | 52.8% | |
| 50.00% | 302 | 1.43 | 155.7 | 30.2% | 47.1% | 53.6% | |
| 47.69% | 260 | 1.39 | 151.1 | 30.5% | 47.4% | 51.4% | |
| 53.99% | 163 | 1.46 | 153.9 | 30.9% | 48.5% | 54.6% | |
| 46.21% | 145 | 1.45 | 153.9 | 30.4% | 46.9% | 53.0% | |
| 46.72% | 137 | 1.41 | 155.1 | 30.2% | 48.9% | 51.2% | |
| 56.82% | 132 | 1.45 | 154.0 | 31.3% | 48.2% | 54.9% | |
| 50.53% | 95 | 1.46 | 156.7 | 29.1% | 45.6% | 53.9% | |
| 53.16% | 79 | 1.47 | 154.6 | 31.2% | 49.3% | 53.1% | |
| 49.32% | 73 | 1.38 | 152.8 | 32.9% | 48.2% | 51.2% | |
| 43.06% | 72 | 1.37 | 152.6 | 30.7% | 45.8% | 50.5% | |
| 54.55% | 55 | 1.48 | 155.9 | 27.1% | 46.4% | 56.0% | |
| 57.78% | 45 | 1.28 | 140.7 | 26.2% | 51.0% | 51.7% | |
| 58.97% | 39 | 1.47 | 159.0 | 29.9% | 50.6% | 57.9% | |
| 44.83% | 29 | 1.31 | 151.8 | 31.8% | 46.4% | 50.6% | |
| 75.86% | 29 | 1.64 | 163.1 | 32.1% | 54.8% | 58.6% | |
| 42.31% | 26 | 1.19 | 138.0 | 26.8% | 47.0% | 50.7% | |
| 38.46% | 26 | 1.38 | 148.5 | 29.0% | 46.9% | 47.8% | |
| 45.45% | 22 | 1.40 | 150.7 | 27.3% | 47.9% | 52.3% | |
| 38.10% | 21 | 1.34 | 151.2 | 32.0% | 46.6% | 50.4% | |
| 52.38% | 21 | 1.55 | 157.1 | 30.5% | 53.1% | 50.9% | |
| 26.67% | 15 | 1.24 | 141.1 | 26.5% | 39.2% | 53.4% | |
| 53.85% | 13 | 1.47 | 160.4 | 28.3% | 51.9% | 50.6% | |
| 25.00% | 12 | 1.23 | 145.9 | 33.8% | 43.5% | 47.8% | |
| 66.67% | 9 | 1.47 | 145.3 | 23.5% | 43.3% | 60.7% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Phoenix di Valorant?
Matchup terbaik Phoenix adalah melawan Iso, dengan win rate 75.9%. Phoenix unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Phoenix?
Matchup tersulit Phoenix adalah melawan Deadlock, dengan win rate hanya 25.0%. Melawan lawan ini, Phoenix sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Phoenix?
Phoenix punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 13 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Phoenix di matchup yang sulit?
Saat memainkan Phoenix di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Phoenix untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Phoenix?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Phoenix meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.