- Win Rate
- 44.8%
- Match
- 29
- KDA
- 1.31
Phoenix vs Viper Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Panduan matchup Phoenix vs Viper: Viper unggul dengan win rate 51.7%, tapi Phoenix tetap bisa menang. Pelajari statistik tempur dan strategi untuk mengubah dataset 29 match ini menjadi kemenangan ranked.
Rincian matchup Phoenix
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Phoenix dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Phoenix vs Viper?
Rincian Performa Phoenix vs Viper
Di matchup Phoenix vs Viper, Viper menunjukkan keunggulan penuh di keempat kategori performa utama. Berdasarkan 29 match yang dianalisis, Viper mengungguli Phoenix dalam efisiensi fragging, damage, serta win rate attack dan defense. Keunggulan menyeluruh ini menjadikan Viper pilihan yang secara statistik lebih diunggulkan saat menghadapi Phoenix di match ranked Valorant.
Ringkasan Matchup Phoenix vs Viper
Matchup Phoenix vs Viper di Valorant adalah keunggulan jelas di salah satu sisi. Berdasarkan 29 match kompetitif yang dianalisis, Viper menang 51.7% dibanding 44.8% milik Phoenix, selisih 6.9 poin persentase. Selisih terbesar ada di kemampuan fragging, tempat Viper konsisten lebih unggul. Di matchup Duelist vs Controller ini, Viper mendominasi matchup ini secara statistik. Viper bisa dengan percaya diri mengambil duel 1v1, sementara Phoenix sebaiknya fokus bermain bersama tim, memakai utility untuk menciptakan keunggulan, dan menghindari konfrontasi langsung.
Analisis Fragging Phoenix vs Viper
Viper menyapu bersih di urusan fragging, memenangkan kelima metrik tempur melawan Phoenix di matchup Phoenix vs Viper. Dominasi menyeluruh di KDA efficiency, kill production, survivability ini menunjukkan Viper punya keunggulan mekanik yang konsisten di pertarungan ini. Berdasarkan analisis 29 match kompetitif, pemain Viper bisa menghadapi duel melawan Phoenix dengan percaya diri, sementara pemain Phoenix harus sepenuhnya menghindari duel adil dan fokus berkontribusi lewat utilitas, pengumpulan informasi, dan koordinasi tim agar tetap berdampak.
Performa Attack dan Defense Phoenix vs Viper
Rincian Sisi Menyerang
Viper memegang keunggulan attack yang berarti di matchup Phoenix vs Viper, memenangkan 49.4% round ofensif dibanding 46.4% milik Phoenix. Selisih 3.0 poin persentase ini berdampak nyata secara taktis, dan kedua sisi perlu memperhitungkannya dalam strategi attack.
Analisis kami atas 29 match menunjukkan kit Viper memungkinkan execute site yang lebih efektif dari berbagai sisi. Baik lewat alat entry yang unggul, utility post-plant yang lebih baik, maupun adaptasi mid-round yang lebih kuat, Viper konsisten memenangkan round attack dengan tingkat lebih tinggi. Tim Phoenix perlu mengakui kekurangan ini dan menyesuaikan diri: pertimbangkan execute yang lebih terkoordinasi, utamakan trade daripada aksi individu, dan pakai utility untuk menciptakan keunggulan sebelum menyerbu site.
Dinamika entry fragging bergeser jelas ke arah Viper di matchup ini. Saat Viper mengambil duel pertama di execute site, tingkat konversinya jauh lebih tinggi daripada Phoenix. Bagi pemain Phoenix, artinya harus lebih selektif soal timing entry: tunggu utility membersihkan angle, pastikan rekan tim siap untuk trade, atau cari entry dari off-angle yang meniadakan keunggulan Viper. Viper bisa masuk dengan percaya diri karena data mendukung permainan agresif.
Post-plant adalah bagian di mana keunggulan Viper paling terasa. Selisih attack 3.0% menunjukkan Viper unggul dalam mengubah spike plant jadi kemenangan round lewat penggagalan defuse atau ketahanan terhadap retake. Phoenix sebaiknya berkumpul bersama beberapa pemain saat post-plant, mengomunikasikan timing molly dan utility dengan tepat, serta menghindari posisi post-plant yang terisolasi di mana keunggulan kit Viper jadi penentu. Untuk Viper, sadari kekuatan post-plant-mu dan mainkan dengan percaya diri untuk mempertahankan spike setelah berhasil merebut site.
Rincian Sisi Bertahan
Viper menunjukkan performa defense yang jelas lebih kuat melawan Phoenix, menahan 53.6% ronde dibanding 50.6%. Keunggulan 3.0 poin ini menandakan superioritas taktis yang berarti dan harus memengaruhi cara kedua agent bermain di sisi CT pada matchup ini.
Penempatan anchor site perlu memperhitungkan keunggulan defense Viper. Viper bisa solo anchor dengan percaya diri, karena kit-nya memungkinkan stalling dan pengumpulan informasi yang efektif. Phoenix sebaiknya menghindari posisi solo anchor melawan Viper. Lebih baik berpasangan dengan rekan yang bisa memberi utilitas support, atau ambil posisi yang memungkinkan rotasi cepat agar tidak terjebak 1v1 yang lama. Saat attacker menyerang site Phoenix dengan Viper di execute, siap-siap site jatuh lebih cepat.
Skenario retake jelas menguntungkan Viper di matchup ini. Analisis 29 match kami menunjukkan Viper berhasil retake dengan rasio jauh lebih tinggi, entah lewat utilitas clearing yang lebih baik, posisi yang lebih unggul, atau mekanik clutch yang lebih kuat. Phoenix jangan pernah mencoba retake solo melawan Viper. Selalu tunggu rekan, koordinasikan utilitas, dan retake bersama. Viper bisa dengan percaya diri mengambil retake 1vX yang sebaiknya dihindari Phoenix.
Ronde ekonomi menonjolkan keunggulan defense Viper. Phoenix sebaiknya memilih full save ketimbang force buy saat melawan Viper, karena selisih utilitas defense makin besar dengan ekonomi terbatas. Viper bisa main lebih agresif di ronde eco, mencari informasi atau pick awal karena kit-nya tetap unggul meski tanpa utilitas penuh. Di ronde full buy, Phoenix harus memastikan utilitas rekan menutup celah defense-nya.
Analisis Sisi Keseluruhan
Viper punya keunggulan jelas di attack (49.4%) dan defense (53.6%), menjadikannya pilihan yang lebih unggul di matchup Phoenix vs Viper di sisi map mana pun. Konsistensi di kedua babak ini berarti Viper tidak perlu bermain untuk sisi tertentu atau bergantung pada kemenangan di satu babak untuk berhasil.
Keunggulan Viper berlaku di semua jenis map dan komposisi tim. Baik di map condong attack, condong defense, maupun seimbang, Viper tampil lebih baik. Tim Phoenix sebaiknya mempertimbangkan komposisi yang menutupi kelemahannya. Pasangkan Phoenix dengan agent fragging kuat yang bisa carry di pertarungan sulitnya, dan pastikan utilitas mendukung positioning Phoenix.
Khusus untuk naik ranked, Viper secara objektif pilihan yang lebih baik di matchup ini. Kalau kamu sama nyamannya di kedua agent dan sering menghadapi matchup ini, melatih Viper memberi keunggulan ranked yang terukur. Pemain Phoenix sebaiknya fokus pada kerja sama tim, nilai utilitas, dan menghindari konfrontasi langsung dengan Viper daripada mencoba mengalahkannya dalam fragging.
Vonisnya jelas: Viper menang di matchup ini di kedua sisi map. Keunggulan gabungan 6.0 poin persentase di attack dan defense merupakan keunggulan statistik yang berarti. Phoenix bukan tidak bisa dimainkan, tapi menghadapi pertarungan berat yang membutuhkan dukungan tim lebih kuat dan permainan lebih disiplin untuk bersaing.
Dinamika Duelist vs Controller
Dinamika Duelist (Phoenix) vs Controller (Viper) menciptakan pertarungan asimetris saat tiap agent membawa tool yang sangat berbeda ke dalam duel. Kemampuan Duelist milik Phoenix punya fungsi berbeda dari kit Controller milik Viper, sehingga pertarungan langsung sering melibatkan pertukaran utilitas yang tidak setara.
Memahami bagaimana kemampuan Duelist berinteraksi dengan counterplay Controller penting untuk memaksimalkan potensi agent-mu. Toolkit Duelist milik Phoenix mungkin unggul di aspek tertentu sementara kit Controller milik Viper meng-counter aspek lain. Keunggulan Viper menunjukkan kemampuan rolenya rata-rata lebih baik dalam memenangkan pertarungan lintas role ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Phoenix punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 13 agen di Valorant. Matchup terkuat Phoenix adalah melawan Iso dengan win rate 75.9%. Matchup tersulit adalah Deadlock dengan win rate 25.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 50.83% | 421 | 1.40 | 149.7 | 30.1% | 48.1% | 52.4% | |
| 49.87% | 397 | 1.44 | 155.4 | 29.9% | 47.5% | 52.8% | |
| 50.00% | 302 | 1.43 | 155.7 | 30.2% | 47.1% | 53.6% | |
| 47.69% | 260 | 1.39 | 151.1 | 30.5% | 47.4% | 51.4% | |
| 53.99% | 163 | 1.46 | 153.9 | 30.9% | 48.5% | 54.6% | |
| 46.21% | 145 | 1.45 | 153.9 | 30.4% | 46.9% | 53.0% | |
| 46.72% | 137 | 1.41 | 155.1 | 30.2% | 48.9% | 51.2% | |
| 56.82% | 132 | 1.45 | 154.0 | 31.3% | 48.2% | 54.9% | |
| 50.53% | 95 | 1.46 | 156.7 | 29.1% | 45.6% | 53.9% | |
| 53.16% | 79 | 1.47 | 154.6 | 31.2% | 49.3% | 53.1% | |
| 49.32% | 73 | 1.38 | 152.8 | 32.9% | 48.2% | 51.2% | |
| 43.06% | 72 | 1.37 | 152.6 | 30.7% | 45.8% | 50.5% | |
| 54.55% | 55 | 1.48 | 155.9 | 27.1% | 46.4% | 56.0% | |
| 57.78% | 45 | 1.28 | 140.7 | 26.2% | 51.0% | 51.7% | |
| 58.97% | 39 | 1.47 | 159.0 | 29.9% | 50.6% | 57.9% | |
| 44.83% | 29 | 1.31 | 151.8 | 31.8% | 46.4% | 50.6% | |
| 75.86% | 29 | 1.64 | 163.1 | 32.1% | 54.8% | 58.6% | |
| 42.31% | 26 | 1.19 | 138.0 | 26.8% | 47.0% | 50.7% | |
| 38.46% | 26 | 1.38 | 148.5 | 29.0% | 46.9% | 47.8% | |
| 45.45% | 22 | 1.40 | 150.7 | 27.3% | 47.9% | 52.3% | |
| 38.10% | 21 | 1.34 | 151.2 | 32.0% | 46.6% | 50.4% | |
| 52.38% | 21 | 1.55 | 157.1 | 30.5% | 53.1% | 50.9% | |
| 26.67% | 15 | 1.24 | 141.1 | 26.5% | 39.2% | 53.4% | |
| 53.85% | 13 | 1.47 | 160.4 | 28.3% | 51.9% | 50.6% | |
| 25.00% | 12 | 1.23 | 145.9 | 33.8% | 43.5% | 47.8% | |
| 66.67% | 9 | 1.47 | 145.3 | 23.5% | 43.3% | 60.7% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Phoenix di Valorant?
Matchup terbaik Phoenix adalah melawan Iso, dengan win rate 75.9%. Phoenix unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Phoenix?
Matchup tersulit Phoenix adalah melawan Deadlock, dengan win rate hanya 25.0%. Melawan lawan ini, Phoenix sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Phoenix?
Phoenix punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 13 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Phoenix di matchup yang sulit?
Saat memainkan Phoenix di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Phoenix untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Phoenix?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Phoenix meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.