Ashe, champion League of Legends
Win Rate
48.6%
Pick Rate
4.6%
Ban Rate
3.9%

Ashe Win Rate & Tier ADC

Ashe Tier FMarksmanSupport
Patch
26.20
Match
6.065
Lane
Bot
Tier
Semua Tier
Terakhir Diperbarui
15 Okt 2026 UTC
Metodologi
Metodologi Data

Ibu perang keturunan es dari suku Avarosan, Ashe memimpin pasukan terbesar di utara. Sabar, cerdas, dan idealis, namun tak nyaman akan perannya sebagai pemimpin, dia menggunakan busur True Ice dengan memanfaatkan sihir leluhurnya. Diyakini rakyatnya...

Apakah Ashe Bagus di Patch 26.20?

Ashe lemah di Patch 26.20: tier F sebagai Bot — pick untuk kenyamanan, bukan untuk meta. Win rate 48,6% Ashe menempati peringkat #24 dari 30 champion Bot, dan pick rate-nya di peringkat #7. Turun 1,0 poin dari Patch 26.19. Ashe kena ban di 3,9% game dan hadir (dipick atau diban) di 14,8%.

Tier
F
Win Rate
48.6%#24 dari 30 Bot
Pick Rate
4,6%#7 dari 30 Bot
Ban Rate
3,9%
Perubahan win rate
−1.0vs Patch 26.19

Win rate di beberapa patch terakhir (Bot)

Riwayat patch lengkap, ban rate per rank, dan stat dasar Ashe →

Role Ashe

Ashe main di Bot pada 85% game ranked patch ini. Setiap lane punya build, rune, dan counter sendiri — pilih lane untuk mengganti semua tab.

Persentase game ranked champion ini yang dimainkan di tiap lane, beserta win rate di lane itu.

Perubahan Ashe di Patch 26.20

Win Rate
Patch 26.1948.87%
Patch 26.2048.20%
-0.68%
Pick Rate
Patch 26.195.45%
Patch 26.205.45%
0.00%

Ringkasan cepat setup optimal Ashe di League of Legends. Build teratas Ashe mencakup Berserker's Greaves, Phantom Dancer, Infinity Edge, memakai Lethal Tempo, Presence of Mind, Legend: Alacrity untuk efektivitas maksimal. Ashe tampil bagus melawan Lucian, Xayah, Ezreal tapi kesulitan melawan Yunara, Caitlyn, Sivir.

Kelebihan dan Kekurangan Ashe

Posisi Ashe dibanding semua champion di patch ini, dari statistik game ranked per menit.

Kekuatan

  • Crowd control: lebih baik dari 90% champion

Kelemahan

  • Damage yang dimitigasi: di bawah 91% champion
  • Penyembuhan: di bawah 88% champion

Ashe berada di persentil 9.4 untuk kekuatan early game, persentil 37.5 untuk scaling late game, persentil 44.8 untuk kontrol objektif, persentil 57.0 untuk kekuatan support, persentil 6.3 untuk farming creep, dan persentil 0.0 untuk output damage.

Ashe punya skill ceiling yang tinggi, dengan win rate yang naik seiring meningkatnya skill pemain di berbagai tier ranked. Analisis performa Ashe menunjukkan selisih win rate 54.1% antara tier Iron dan Chal, yang berarti Ashe menghargai penguasaan mekanik dan pengetahuan game. Di tier bawah seperti Iron (win rate 45.9%), pemain mungkin kesulitan memaksimalkan potensi Ashe karena tuntutan teknis champion ini. Namun, saat pemain naik ke tier yang lebih tinggi seperti Chal (win rate 100.0%), win rate Ashe meningkat signifikan. Tren naik di setiap rank ini menunjukkan bahwa Ashe punya skill ceiling tinggi dan sangat diuntungkan oleh pemain berpengalaman yang paham penggunaan skill yang optimal, pola trading, dan keputusan macro. Kalau kamu ingin menguasai Ashe, fokuslah berlatih mekanik, pelajari gameplay level tinggi, dan pahami strategi untuk tiap matchup. Data lintas tier (Iron (45.9%), Bronze (51.1%), Silver (52.4%), Gold (51.3%), Platinum (48.5%)) jelas menunjukkan bahwa waktu yang kamu habiskan untuk mempelajari seluk-beluk Ashe akan terbayar di level permainan yang lebih tinggi, sehingga Ashe jadi pilihan tepat bagi pemain yang mau menguasai champion yang memuaskan.

MetaBot Desktop

Theorycraft Build Ashe Berikutnya

Uji kombinasi item apa pun — bahkan off-meta — dengan ribuan match Ashe sungguhan. Lihat win rate, KDA, damage, dan dampak nyata setiap item sebelum kamu memilih.

  • Kombinasi item apa pun — bahkan off-meta
  • Ribuan match sungguhan
  • Win rate berdasarkan rank & durasi game
Build Theorycrafter di aplikasi MetaBot Desktop yang menganalisis build item League of Legends kustom

Performa Ashe di Early vs Late Game's win rate varies throughout the game based on match duration. Performa Ashe di Early vs Late Game peaks at 50.71% win rate in 35 minute games, while performing lowest at 44.14% in 20 minute games. Understanding Performa Ashe di Early vs Late Game's power spikes across game duration helps optimize your playstyle and decision-making.

Champion yang mirip Ashe antara lain Janna, Rell, Braum. Champion-champion ini punya gaya bermain, kit skill, atau peran strategis yang mirip dengan Ashe di League of Legends. Kalau kamu suka bermain Ashe, coba champion-champion ini untuk memperluas champion pool sambil tetap memakai gaya bermain yang familier.
🔍

Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.

Report an Issue

Apakah Ashe Bagus? FAQ - Patch 26.20

Apakah Ashe bagus di Patch 26.20?

Tidak di patch ini: Ashe tier F sebagai Bot dengan win rate 48,6%. Win rate itu menempati peringkat #24 dari 30 champion Bot.

Ashe dimainkan di lane mana?

Kebanyakan Bot (85% game ranked), juga Support (11%).

Seberapa sering Ashe di-ban?

Ashe kena ban di 3,9% game ranked Patch 26.20 dan dipick atau diban di 14,8%.

Ashe jago di apa?

Dibanding semua champion di patch ini, Ashe menonjol di Crowd control (90/100).

Champion apa yang mirip dengan Ashe?

Champion yang gaya mainnya mirip Ashe: Janna, Rell, Braum.