- Win Rate
- 75.0%
- Match
- 4
- KDA
- 1.51
Deadlock vs Astra Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Breakdown matchup Deadlock vs Astra: Deadlock mendominasi dengan win rate 75.0% dari 4 match. Fragging unggul (KDA 1.51) memberi Deadlock keunggulan jelas. Lihat statistik attack/defense dan analisis tempur.
Rincian matchup Deadlock
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Deadlock dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Deadlock vs Astra?
Rincian Performa Deadlock vs Astra
Analisis 4 match menunjukkan Deadlock punya keunggulan jelas atas Astra di matchup head-to-head ini, menang di 3 dari 4 metrik performa penting. Meski Astra kuat di satu kategori, keunggulan statistik Deadlock secara keseluruhan di fragging, damage, dan win rate per sisi memberinya posisi lebih kuat di sebagian besar baku tembak.
Ringkasan Matchup Deadlock vs Astra
Matchup Deadlock vs Astra di Valorant adalah matchup dominan di mana satu agent jauh lebih unggul. Berdasarkan 4 match kompetitif yang dianalisis, Deadlock menang 75.0% dibanding 25.0% milik Astra, selisih 50.0 poin persentase. Selisih terbesar ada di akurasi headshot, tempat Deadlock konsisten lebih unggul. Di matchup Sentinel vs Controller ini, Deadlock punya keunggulan telak di matchup agent ini. Astra jangan pernah mengambil duel sendirian melawan Deadlock dan harus mengandalkan koordinasi tim, utility, dan crossfire untuk bisa bersaing secara efektif.
Analisis Fragging Deadlock vs Astra
Deadlock meraih 4 dari 5 metrik fragging di matchup Deadlock vs Astra, menunjukkan keunggulan mekanik yang jelas dengan unggul di KDA efficiency, kill production, survivability. Analisis 4 game ranked kami menunjukkan Deadlock konsisten mengungguli Astra dalam pertarungan langsung. Meski Astra berhasil menang di metrik tersisa, gambaran keseluruhan tetap menguntungkan Deadlock dalam baku tembak. Pemain Astra sebaiknya bermain di sekitar satu kekuatannya sambil meminimalkan paparan di area saat Deadlock mendominasi.
Performa Attack dan Defense Deadlock vs Astra
Rincian Sisi Menyerang
Kesenjangan performa attack antara Deadlock dan Astra sangat dramatis: 52.6% berbanding 39.6%, selisih dominan 13.0 poin persentase. Deadlock mendominasi skenario ofensif di matchup ini sampai Astra harus mengubah pendekatan attack-nya secara mendasar.
Analisis kami atas 4 match kompetitif menunjukkan Deadlock unggul telak di sisi attack di setiap kategori yang terukur. Execute site, keberhasilan entry, konversi post-plant, dan adaptasi mid-round semuanya sangat berpihak pada Deadlock. Ini bukan selisih yang bisa dikejar Astra lewat latihan atau «bermain lebih baik». Ini kerugian matchup yang bersifat struktural. Tim Astra harus membangun seluruh strategi attack untuk melindungi Astra dari konfrontasi langsung dengan Deadlock: beri Astra peran lurk, tempatkan di posisi trade alih-alih entry, dan rancang execute di mana kelemahan Astra ditutup oleh utility rekan tim.
Dalam kondisi apa pun, Astra jangan mengambil duel entry melawan Deadlock. Selisih attack 13.0% membuat entry fragging melawan Deadlock jadi salah satu langkah dengan peluang terendah di Valorant. Astra harus bermain murni sebagai support di attack: flash untuk rekan tim, smoke untuk execute, trade setelah entry, atau menciptakan tekanan map lewat lurk yang tidak melibatkan konfrontasi dengan Deadlock. Deadlock sebaiknya aktif memburu entry Astra karena keunggulan statistiknya sangat besar.
Tingkat konversi post-plant Astra melawan Deadlock sangat buruk. Data menunjukkan Astra gagal mempertahankan spike plant dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada Deadlock. Jangan pernah biarkan Astra sendirian saat post-plant. Dia butuh dukungan rekan tim terus-menerus, setup crossfire, dan koordinasi utility agar punya peluang menang. Pertimbangkan untuk tidak memasang spike sama sekali jika Astra satu-satunya yang selamat. Deadlock sebaiknya bermain sangat percaya diri saat post-plant karena Astra kesulitan mengonversi bahkan dari posisi yang menguntungkan.
Rincian Sisi Bertahan
Kesenjangan defense antara Deadlock dan Astra sangat besar: 60.4% berbanding 47.4%, jurang 13.0 poin. Deadlock mendominasi sisi CT di matchup ini. Site yang ditahannya jauh lebih sulit ditembus, kontribusinya di retake lebih berdampak, dan utilitas defense-nya lebih efektif di semua level.
Astra tidak bisa dipercaya memegang tanggung jawab anchor site tradisional melawan Deadlock. Selisih defense 13.0% terlalu besar untuk diatasi lewat positioning atau skill individu. Tim harus melindungi Astra: pasangkan dengan beberapa rekan, beri posisi lurk di luar site, atau suruh langsung rotasi begitu keberadaan Deadlock terdeteksi di site-nya. Deadlock sebaiknya agresif menjaga site tersulit di map mana pun, karena kemampuan defense-nya sangat dominan.
Astra sebaiknya menghindari skenario retake melawan Deadlock sebisa mungkin. Data dari 4 match menunjukkan rasio sukses retake Astra melawan Deadlock jauh di bawah rata-rata. Kalau terpaksa retake, minta keunggulan jumlah 3+ pemain dan koordinasi utilitas penuh. Deadlock sebaiknya bermain di posisi post-plant karena Astra tidak punya kemampuan untuk menantangnya dengan efektif. Di skenario clutch, Deadlock menang dengan rasio yang sangat besar.
Keputusan ekonomi untuk Astra harus memperhitungkan kelemahan defense-nya. Force buy melawan Deadlock pada dasarnya membuang kredit, karena selisih defense membuat partial buy nyaris mustahil menang. Astra sebaiknya selalu mengusulkan full save, membangun menuju ronde saat utilitas tim bisa menutupi kelemahan defense individunya. Deadlock bisa force buy dan half-buy dengan percaya diri, karena keunggulan defense-nya bertahan di semua kondisi ekonomi.
Analisis Sisi Keseluruhan
Deadlock menunjukkan superioritas telak di attack (52.6%) dan defense (60.4%), mengungguli Astra secara menyeluruh di semua fase game. Berdasarkan analisis 4 match kompetitif kami, ini salah satu matchup agent yang paling berat sebelah di Valorant, dengan Deadlock unggul di setiap tahap.
Pilihan map dan komposisi tim tidak bisa memperbaiki kerugian Astra di matchup ini. Deadlock unggul di semua jenis map dan struktur tim. Kalau kamu main Astra melawan Deadlock, komposisi timmu harus menutupi dengan besar: agent fragging kuat untuk memikul beban Astra, support berat utilitas untuk menutupi positioning-nya, dan koordinasi agar Astra tidak dibiarkan sendirian melawan Deadlock.
Untuk naik ranked, hindari main Astra saat kamu sering menghadapi Deadlock. Kerugian gabungan 26.1 poin persentase di kedua sisi terlalu besar untuk diatasi lewat peningkatan skill individu. Kalau Deadlock sedang meta di rank-mu, pertimbangkan serius untuk menambahkannya ke agent pool atau memakai agent dengan matchup yang lebih netral.
Vonis akhir: Deadlock menang telak di matchup Deadlock vs Astra. Ini bukan soal skill check atau «main lebih bagus». Deadlock punya keunggulan sistematis yang terlihat di ribuan game. Pemain Astra yang menghadapi Deadlock sebaiknya menyesuaikan ekspektasi, main lebih support, dan sadar bahwa konfrontasi langsung secara statistik tidak menguntungkan di setiap tahap game.
Dinamika Sentinel vs Controller
Dinamika Sentinel (Deadlock) vs Controller (Astra) menciptakan pertarungan asimetris saat tiap agent membawa tool yang sangat berbeda ke dalam duel. Kemampuan Sentinel milik Deadlock punya fungsi berbeda dari kit Controller milik Astra, sehingga pertarungan langsung sering melibatkan pertukaran utilitas yang tidak setara.
Memahami bagaimana kemampuan Sentinel berinteraksi dengan counterplay Controller penting untuk memaksimalkan potensi agent-mu. Toolkit Sentinel milik Deadlock mungkin unggul di aspek tertentu sementara kit Controller milik Astra meng-counter aspek lain. Keunggulan Deadlock menunjukkan kemampuan rolenya rata-rata lebih baik dalam memenangkan pertarungan lintas role ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Deadlock punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 12 agen di Valorant. Matchup terkuat Deadlock adalah melawan Phoenix dengan win rate 75.0%. Matchup tersulit adalah Breach dengan win rate 0.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 51.89% | 106 | 1.36 | 136.7 | 30.9% | 47.7% | 53.9% | |
| 60.81% | 74 | 1.32 | 134.0 | 33.4% | 52.6% | 53.9% | |
| 57.14% | 63 | 1.37 | 132.5 | 31.5% | 49.5% | 53.2% | |
| 36.67% | 60 | 1.18 | 124.2 | 33.7% | 43.6% | 48.5% | |
| 50.00% | 48 | 1.38 | 136.9 | 32.6% | 48.4% | 54.2% | |
| 46.34% | 41 | 1.35 | 133.3 | 35.5% | 48.8% | 53.7% | |
| 38.46% | 39 | 1.33 | 134.2 | 30.1% | 43.9% | 52.5% | |
| 44.74% | 38 | 1.33 | 131.7 | 32.1% | 47.3% | 51.5% | |
| 38.24% | 34 | 1.33 | 137.7 | 30.9% | 43.3% | 52.9% | |
| 18.18% | 22 | 1.08 | 123.2 | 32.8% | 42.3% | 45.4% | |
| 45.00% | 20 | 1.27 | 133.3 | 32.7% | 42.2% | 52.8% | |
| 63.16% | 19 | 1.27 | 125.3 | 31.4% | 52.5% | 55.7% | |
| 60.00% | 15 | 1.34 | 122.0 | 34.4% | 57.2% | 52.9% | |
| 35.71% | 14 | 1.41 | 148.9 | 31.3% | 51.4% | 39.6% | |
| 75.00% | 12 | 1.47 | 142.3 | 27.3% | 52.2% | 56.5% | |
| 33.33% | 12 | 1.49 | 153.2 | 30.8% | 50.0% | 45.0% | |
| 75.00% | 12 | 1.22 | 128.5 | 33.4% | 53.4% | 55.6% | |
| 54.55% | 11 | 1.17 | 126.9 | 31.9% | 44.6% | 53.6% | |
| 50.00% | 8 | 1.16 | 117.3 | 33.1% | 46.3% | 54.4% | |
| 42.86% | 7 | 1.36 | 135.1 | 30.0% | 41.3% | 51.4% | |
| 50.00% | 6 | 1.50 | 152.5 | 45.8% | 46.6% | 51.5% | |
| 75.00% | 4 | 1.51 | 137.8 | 40.1% | 52.6% | 60.4% | |
| 50.00% | 4 | 1.44 | 135.3 | 33.1% | 64.6% | 44.4% | |
| 0.00% | 3 | 1.16 | 136.1 | 25.5% | 29.4% | 54.5% | |
| 33.33% | 3 | 0.92 | 105.4 | 26.4% | 23.8% | 44.4% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Deadlock di Valorant?
Matchup terbaik Deadlock adalah melawan Phoenix, dengan win rate 75.0%. Deadlock unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Deadlock?
Matchup tersulit Deadlock adalah melawan Breach, dengan win rate hanya 0.0%. Melawan lawan ini, Deadlock sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Deadlock?
Deadlock punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 12 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Deadlock di matchup yang sulit?
Saat memainkan Deadlock di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Deadlock untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Deadlock?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Deadlock meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.