- Win Rate
- 35.7%
- Match
- 14
- KDA
- 1.41
Deadlock vs Omen Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Panduan matchup Deadlock vs Omen: Omen unggul dengan win rate 64.3%, tapi Deadlock tetap bisa menang. Pelajari bagaimana 149 ADR Deadlock menciptakan peluang untuk mengubah dataset 14 match ini menjadi kemenangan ranked.
Rincian matchup Deadlock
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Deadlock dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Deadlock vs Omen?
Rincian Performa Deadlock vs Omen
Analisis 14 match menunjukkan Omen punya keunggulan jelas atas Deadlock di matchup head-to-head ini, menang di 3 dari 4 metrik performa penting. Meski Deadlock kuat di satu kategori, keunggulan statistik Omen secara keseluruhan di fragging, damage, dan win rate per sisi memberinya posisi lebih kuat di sebagian besar baku tembak.
Ringkasan Matchup Deadlock vs Omen
Matchup Deadlock vs Omen di Valorant adalah matchup dominan di mana satu agent jauh lebih unggul. Berdasarkan 14 match kompetitif yang dianalisis, Omen menang 64.3% dibanding 35.7% milik Deadlock, selisih 28.6 poin persentase. Selisih terbesar ada di performa sisi attack, tempat Omen konsisten lebih unggul. Di matchup Sentinel vs Controller ini, Omen punya keunggulan telak di matchup agent ini. Deadlock jangan pernah mengambil duel sendirian melawan Omen dan harus mengandalkan koordinasi tim, utility, dan crossfire untuk bisa bersaing secara efektif.
Analisis Fragging Deadlock vs Omen
Omen unggul tipis atas Deadlock dalam perbandingan fragging yang kompetitif, memenangkan 3 dari 5 metrik dengan keunggulan menonjol di KDA efficiency, survivability, headshot accuracy. Dengan selisih hanya 3-2 dari 14 match yang dianalisis, matchup Deadlock vs Omen ini masih bisa dimenangkan kedua pihak. Deadlock tidak perlu merasa kalah kelas. Jaraknya cukup sempit sehingga skill individu, pilihan positioning, dan pengambilan keputusan in-game bisa dengan mudah membalik pertarungan tertentu untuk keuntungan Deadlock.
Performa Attack dan Defense Deadlock vs Omen
Rincian Sisi Menyerang
Omen jauh mengungguli Deadlock di sisi attack, dengan win rate round 60.4% dibanding 51.4%. Selisih 9.1 poin ini menunjukkan Omen adalah agent ofensif yang jelas lebih unggul di head-to-head ini, dengan keunggulan yang sulit dikejar Deadlock hanya lewat skill individu.
Berdasarkan 14 match yang dianalisis, Omen mendominasi skenario attack lewat berbagai jalur. Tingkat keberhasilan entry, konversi post-plant, dan adaptasi mid-round semuanya jauh berpihak pada Omen. Tim Deadlock harus melakukan penyesuaian struktural pada pendekatan attack: kurangi ketergantungan pada Deadlock untuk peran fragging utama, rancang execute yang meminimalkan keterlibatan langsung Deadlock dengan Omen, dan pikirkan bagaimana komposisi tim bisa menutupi kelemahan ofensif Deadlock. Sekadar «bermain lebih baik» tidak cukup untuk mengejar selisih 9.1%.
Deadlock sebaiknya menghindari peran entry fragger melawan Omen sebisa mungkin. Data jelas menunjukkan Omen memenangkan porsi first contact yang tidak seimbang di sisi attack. Pemain Deadlock sebaiknya mengambil peran support: flash untuk rekan tim, trade entry, atau lurk untuk menekan map tanpa konfrontasi langsung dengan Omen. Kalau terpaksa entry, tunggu dukungan utility maksimal dan pastikan ada trade yang terjamin. Omen boleh dan sebaiknya entry dengan agresif karena statistik mendukung permainan percaya diri.
Skenario post-plant sangat condong ke Omen di matchup ini. Deadlock kesulitan mengubah spike plant jadi kemenangan round dengan tingkat yang sama, entah karena penggagalan defuse yang lebih lemah, ketahanan retake yang kurang, atau posisi post-plant yang kurang efektif. Tim Deadlock jangan pernah membiarkan Deadlock sendirian saat post-plant, selalu siapkan rekan di dekatnya untuk crossfire dan trade. Pertimbangkan memberikan spike ke pemain lain jika memungkinkan. Omen sebaiknya sadar akan dominasi post-plant-nya dan bermain agresif untuk menjaga spike setelah site direbut.
Rincian Sisi Bertahan
Omen jauh mengungguli Deadlock di defense, meraih 48.6% kemenangan ronde dibanding 39.6%. Selisih 9.1 poin persentase ini menunjukkan Omen unggul dalam tugas defense inti, yaitu anchor site, mengumpulkan informasi, menahan execute, dan berkontribusi di retake, pada level yang tidak bisa disamai Deadlock.
Deadlock jangan pernah solo anchor melawan Omen. Selisih defense 9.1% membuat menahan site sendirian sangat merugikan Deadlock. Sebagai gantinya, pasangkan Deadlock dengan rekan, beri posisi di luar site yang memungkinkan rotasi lebih awal, atau suruh bermain peran support yang tidak perlu bertahan lama di site. Omen sebaiknya aktif menjaga site yang sulit, karena kemampuan defense-nya jauh melampaui Deadlock.
Dinamika retake sangat condong ke Omen. Saat Deadlock harus retake melawan Omen, keberhasilan menuntut keunggulan jumlah dan koordinasi utilitas yang besar. Jangan retake dengan jumlah sama, dan hindari retake solo sama sekali. Omen sebaiknya bermain di posisi post-plant dengan percaya diri, karena Deadlock kesulitan membersihkannya dengan efektif. Di skenario clutch, Omen punya keunggulan statistik besar yang tidak bisa dikejar Deadlock lewat skill individu saja.
Manajemen ekonomi jadi krusial bagi Deadlock di matchup ini. Force buy melawan Omen secara matematis merugikan, karena selisih defense makin besar saat utilitas terbatas. Deadlock sebaiknya mengusulkan full save, memastikan ronde full buy punya utilitas maksimal untuk menutupi kelemahan defense-nya. Omen bisa force buy dengan percaya diri, karena kit defense-nya memberi keunggulan yang sebagian menutupi kerugian ekonomi.
Analisis Sisi Keseluruhan
Omen menunjukkan superioritas telak di attack (60.4%) dan defense (48.6%), mengungguli Deadlock secara menyeluruh di semua fase game. Berdasarkan analisis 14 match kompetitif kami, ini salah satu matchup agent yang paling berat sebelah di Valorant, dengan Omen unggul di setiap tahap.
Pilihan map dan komposisi tim tidak bisa memperbaiki kerugian Deadlock di matchup ini. Omen unggul di semua jenis map dan struktur tim. Kalau kamu main Deadlock melawan Omen, komposisi timmu harus menutupi dengan besar: agent fragging kuat untuk memikul beban Deadlock, support berat utilitas untuk menutupi positioning-nya, dan koordinasi agar Deadlock tidak dibiarkan sendirian melawan Omen.
Untuk naik ranked, hindari main Deadlock saat kamu sering menghadapi Omen. Kerugian gabungan 18.2 poin persentase di kedua sisi terlalu besar untuk diatasi lewat peningkatan skill individu. Kalau Omen sedang meta di rank-mu, pertimbangkan serius untuk menambahkannya ke agent pool atau memakai agent dengan matchup yang lebih netral.
Vonis akhir: Omen menang telak di matchup Deadlock vs Omen. Ini bukan soal skill check atau «main lebih bagus». Omen punya keunggulan sistematis yang terlihat di ribuan game. Pemain Deadlock yang menghadapi Omen sebaiknya menyesuaikan ekspektasi, main lebih support, dan sadar bahwa konfrontasi langsung secara statistik tidak menguntungkan di setiap tahap game.
Dinamika Sentinel vs Controller
Dinamika Sentinel (Deadlock) vs Controller (Omen) menciptakan pertarungan asimetris saat tiap agent membawa tool yang sangat berbeda ke dalam duel. Kemampuan Sentinel milik Deadlock punya fungsi berbeda dari kit Controller milik Omen, sehingga pertarungan langsung sering melibatkan pertukaran utilitas yang tidak setara.
Memahami bagaimana kemampuan Sentinel berinteraksi dengan counterplay Controller penting untuk memaksimalkan potensi agent-mu. Toolkit Sentinel milik Deadlock mungkin unggul di aspek tertentu sementara kit Controller milik Omen meng-counter aspek lain. Keunggulan Omen menunjukkan kemampuan rolenya rata-rata lebih baik dalam memenangkan pertarungan lintas role ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Deadlock punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 12 agen di Valorant. Matchup terkuat Deadlock adalah melawan Phoenix dengan win rate 75.0%. Matchup tersulit adalah Breach dengan win rate 0.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 51.89% | 106 | 1.36 | 136.7 | 30.9% | 47.7% | 53.9% | |
| 60.81% | 74 | 1.32 | 134.0 | 33.4% | 52.6% | 53.9% | |
| 57.14% | 63 | 1.37 | 132.5 | 31.5% | 49.5% | 53.2% | |
| 36.67% | 60 | 1.18 | 124.2 | 33.7% | 43.6% | 48.5% | |
| 50.00% | 48 | 1.38 | 136.9 | 32.6% | 48.4% | 54.2% | |
| 46.34% | 41 | 1.35 | 133.3 | 35.5% | 48.8% | 53.7% | |
| 38.46% | 39 | 1.33 | 134.2 | 30.1% | 43.9% | 52.5% | |
| 44.74% | 38 | 1.33 | 131.7 | 32.1% | 47.3% | 51.5% | |
| 38.24% | 34 | 1.33 | 137.7 | 30.9% | 43.3% | 52.9% | |
| 18.18% | 22 | 1.08 | 123.2 | 32.8% | 42.3% | 45.4% | |
| 45.00% | 20 | 1.27 | 133.3 | 32.7% | 42.2% | 52.8% | |
| 63.16% | 19 | 1.27 | 125.3 | 31.4% | 52.5% | 55.7% | |
| 60.00% | 15 | 1.34 | 122.0 | 34.4% | 57.2% | 52.9% | |
| 35.71% | 14 | 1.41 | 148.9 | 31.3% | 51.4% | 39.6% | |
| 75.00% | 12 | 1.47 | 142.3 | 27.3% | 52.2% | 56.5% | |
| 33.33% | 12 | 1.49 | 153.2 | 30.8% | 50.0% | 45.0% | |
| 75.00% | 12 | 1.22 | 128.5 | 33.4% | 53.4% | 55.6% | |
| 54.55% | 11 | 1.17 | 126.9 | 31.9% | 44.6% | 53.6% | |
| 50.00% | 8 | 1.16 | 117.3 | 33.1% | 46.3% | 54.4% | |
| 42.86% | 7 | 1.36 | 135.1 | 30.0% | 41.3% | 51.4% | |
| 50.00% | 6 | 1.50 | 152.5 | 45.8% | 46.6% | 51.5% | |
| 75.00% | 4 | 1.51 | 137.8 | 40.1% | 52.6% | 60.4% | |
| 50.00% | 4 | 1.44 | 135.3 | 33.1% | 64.6% | 44.4% | |
| 0.00% | 3 | 1.16 | 136.1 | 25.5% | 29.4% | 54.5% | |
| 33.33% | 3 | 0.92 | 105.4 | 26.4% | 23.8% | 44.4% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Deadlock di Valorant?
Matchup terbaik Deadlock adalah melawan Phoenix, dengan win rate 75.0%. Deadlock unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Deadlock?
Matchup tersulit Deadlock adalah melawan Breach, dengan win rate hanya 0.0%. Melawan lawan ini, Deadlock sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Deadlock?
Deadlock punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 12 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Deadlock di matchup yang sulit?
Saat memainkan Deadlock di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Deadlock untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Deadlock?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Deadlock meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.