- Win Rate
- 0.0%
- Match
- 3
- KDA
- 1.16
Deadlock vs Breach Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Panduan matchup Deadlock vs Breach: Breach unggul dengan win rate 100.0%, tapi Deadlock tetap bisa menang. Pelajari bagaimana 136 ADR Deadlock menciptakan peluang untuk mengubah dataset 3 match ini menjadi kemenangan ranked.
Rincian matchup Deadlock
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Deadlock dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Deadlock vs Breach?
Rincian Performa Deadlock vs Breach
Analisis 3 match menunjukkan Breach punya keunggulan jelas atas Deadlock di matchup head-to-head ini, menang di 3 dari 4 metrik performa penting. Meski Deadlock kuat di satu kategori, keunggulan statistik Breach secara keseluruhan di fragging, damage, dan win rate per sisi memberinya posisi lebih kuat di sebagian besar baku tembak.
Ringkasan Matchup Deadlock vs Breach
Matchup Deadlock vs Breach di Valorant adalah matchup dominan di mana satu agent jauh lebih unggul. Berdasarkan 3 match kompetitif yang dianalisis, Breach menang 100.0% dibanding 0.0% milik Deadlock, selisih 100.0 poin persentase. Selisih terbesar ada di performa sisi attack, tempat Breach konsisten lebih unggul. Di matchup Sentinel vs Initiator ini, Breach punya keunggulan telak di matchup agent ini. Deadlock jangan pernah mengambil duel sendirian melawan Breach dan harus mengandalkan koordinasi tim, utility, dan crossfire untuk bisa bersaing secara efektif.
Analisis Fragging Deadlock vs Breach
Breach unggul tipis atas Deadlock dalam perbandingan fragging yang kompetitif, memenangkan 3 dari 5 metrik dengan keunggulan menonjol di KDA efficiency, survivability, headshot accuracy. Dengan selisih hanya 3-2 dari 3 match yang dianalisis, matchup Deadlock vs Breach ini masih bisa dimenangkan kedua pihak. Deadlock tidak perlu merasa kalah kelas. Jaraknya cukup sempit sehingga skill individu, pilihan positioning, dan pengambilan keputusan in-game bisa dengan mudah membalik pertarungan tertentu untuk keuntungan Deadlock.
Performa Attack dan Defense Deadlock vs Breach
Rincian Sisi Menyerang
Kesenjangan performa attack antara Breach dan Deadlock sangat dramatis: 45.5% berbanding 29.4%, selisih dominan 16.0 poin persentase. Breach mendominasi skenario ofensif di matchup ini sampai Deadlock harus mengubah pendekatan attack-nya secara mendasar.
Analisis kami atas 3 match kompetitif menunjukkan Breach unggul telak di sisi attack di setiap kategori yang terukur. Execute site, keberhasilan entry, konversi post-plant, dan adaptasi mid-round semuanya sangat berpihak pada Breach. Ini bukan selisih yang bisa dikejar Deadlock lewat latihan atau «bermain lebih baik». Ini kerugian matchup yang bersifat struktural. Tim Deadlock harus membangun seluruh strategi attack untuk melindungi Deadlock dari konfrontasi langsung dengan Breach: beri Deadlock peran lurk, tempatkan di posisi trade alih-alih entry, dan rancang execute di mana kelemahan Deadlock ditutup oleh utility rekan tim.
Dalam kondisi apa pun, Deadlock jangan mengambil duel entry melawan Breach. Selisih attack 16.0% membuat entry fragging melawan Breach jadi salah satu langkah dengan peluang terendah di Valorant. Deadlock harus bermain murni sebagai support di attack: flash untuk rekan tim, smoke untuk execute, trade setelah entry, atau menciptakan tekanan map lewat lurk yang tidak melibatkan konfrontasi dengan Breach. Breach sebaiknya aktif memburu entry Deadlock karena keunggulan statistiknya sangat besar.
Tingkat konversi post-plant Deadlock melawan Breach sangat buruk. Data menunjukkan Deadlock gagal mempertahankan spike plant dengan tingkat yang jauh lebih tinggi daripada Breach. Jangan pernah biarkan Deadlock sendirian saat post-plant. Dia butuh dukungan rekan tim terus-menerus, setup crossfire, dan koordinasi utility agar punya peluang menang. Pertimbangkan untuk tidak memasang spike sama sekali jika Deadlock satu-satunya yang selamat. Breach sebaiknya bermain sangat percaya diri saat post-plant karena Deadlock kesulitan mengonversi bahkan dari posisi yang menguntungkan.
Rincian Sisi Bertahan
Kesenjangan defense antara Breach dan Deadlock sangat besar: 70.6% berbanding 54.5%, jurang 16.0 poin. Breach mendominasi sisi CT di matchup ini. Site yang ditahannya jauh lebih sulit ditembus, kontribusinya di retake lebih berdampak, dan utilitas defense-nya lebih efektif di semua level.
Deadlock tidak bisa dipercaya memegang tanggung jawab anchor site tradisional melawan Breach. Selisih defense 16.0% terlalu besar untuk diatasi lewat positioning atau skill individu. Tim harus melindungi Deadlock: pasangkan dengan beberapa rekan, beri posisi lurk di luar site, atau suruh langsung rotasi begitu keberadaan Breach terdeteksi di site-nya. Breach sebaiknya agresif menjaga site tersulit di map mana pun, karena kemampuan defense-nya sangat dominan.
Deadlock sebaiknya menghindari skenario retake melawan Breach sebisa mungkin. Data dari 3 match menunjukkan rasio sukses retake Deadlock melawan Breach jauh di bawah rata-rata. Kalau terpaksa retake, minta keunggulan jumlah 3+ pemain dan koordinasi utilitas penuh. Breach sebaiknya bermain di posisi post-plant karena Deadlock tidak punya kemampuan untuk menantangnya dengan efektif. Di skenario clutch, Breach menang dengan rasio yang sangat besar.
Keputusan ekonomi untuk Deadlock harus memperhitungkan kelemahan defense-nya. Force buy melawan Breach pada dasarnya membuang kredit, karena selisih defense membuat partial buy nyaris mustahil menang. Deadlock sebaiknya selalu mengusulkan full save, membangun menuju ronde saat utilitas tim bisa menutupi kelemahan defense individunya. Breach bisa force buy dan half-buy dengan percaya diri, karena keunggulan defense-nya bertahan di semua kondisi ekonomi.
Analisis Sisi Keseluruhan
Breach menunjukkan superioritas telak di attack (45.5%) dan defense (70.6%), mengungguli Deadlock secara menyeluruh di semua fase game. Berdasarkan analisis 3 match kompetitif kami, ini salah satu matchup agent yang paling berat sebelah di Valorant, dengan Breach unggul di setiap tahap.
Pilihan map dan komposisi tim tidak bisa memperbaiki kerugian Deadlock di matchup ini. Breach unggul di semua jenis map dan struktur tim. Kalau kamu main Deadlock melawan Breach, komposisi timmu harus menutupi dengan besar: agent fragging kuat untuk memikul beban Deadlock, support berat utilitas untuk menutupi positioning-nya, dan koordinasi agar Deadlock tidak dibiarkan sendirian melawan Breach.
Untuk naik ranked, hindari main Deadlock saat kamu sering menghadapi Breach. Kerugian gabungan 32.1 poin persentase di kedua sisi terlalu besar untuk diatasi lewat peningkatan skill individu. Kalau Breach sedang meta di rank-mu, pertimbangkan serius untuk menambahkannya ke agent pool atau memakai agent dengan matchup yang lebih netral.
Vonis akhir: Breach menang telak di matchup Deadlock vs Breach. Ini bukan soal skill check atau «main lebih bagus». Breach punya keunggulan sistematis yang terlihat di ribuan game. Pemain Deadlock yang menghadapi Breach sebaiknya menyesuaikan ekspektasi, main lebih support, dan sadar bahwa konfrontasi langsung secara statistik tidak menguntungkan di setiap tahap game.
Dinamika Sentinel vs Initiator
Dinamika Sentinel (Deadlock) vs Initiator (Breach) menciptakan pertarungan asimetris saat tiap agent membawa tool yang sangat berbeda ke dalam duel. Kemampuan Sentinel milik Deadlock punya fungsi berbeda dari kit Initiator milik Breach, sehingga pertarungan langsung sering melibatkan pertukaran utilitas yang tidak setara.
Memahami bagaimana kemampuan Sentinel berinteraksi dengan counterplay Initiator penting untuk memaksimalkan potensi agent-mu. Toolkit Sentinel milik Deadlock mungkin unggul di aspek tertentu sementara kit Initiator milik Breach meng-counter aspek lain. Keunggulan Breach menunjukkan kemampuan rolenya rata-rata lebih baik dalam memenangkan pertarungan lintas role ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Deadlock punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 12 agen di Valorant. Matchup terkuat Deadlock adalah melawan Phoenix dengan win rate 75.0%. Matchup tersulit adalah Breach dengan win rate 0.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 51.89% | 106 | 1.36 | 136.7 | 30.9% | 47.7% | 53.9% | |
| 60.81% | 74 | 1.32 | 134.0 | 33.4% | 52.6% | 53.9% | |
| 57.14% | 63 | 1.37 | 132.5 | 31.5% | 49.5% | 53.2% | |
| 36.67% | 60 | 1.18 | 124.2 | 33.7% | 43.6% | 48.5% | |
| 50.00% | 48 | 1.38 | 136.9 | 32.6% | 48.4% | 54.2% | |
| 46.34% | 41 | 1.35 | 133.3 | 35.5% | 48.8% | 53.7% | |
| 38.46% | 39 | 1.33 | 134.2 | 30.1% | 43.9% | 52.5% | |
| 44.74% | 38 | 1.33 | 131.7 | 32.1% | 47.3% | 51.5% | |
| 38.24% | 34 | 1.33 | 137.7 | 30.9% | 43.3% | 52.9% | |
| 18.18% | 22 | 1.08 | 123.2 | 32.8% | 42.3% | 45.4% | |
| 45.00% | 20 | 1.27 | 133.3 | 32.7% | 42.2% | 52.8% | |
| 63.16% | 19 | 1.27 | 125.3 | 31.4% | 52.5% | 55.7% | |
| 60.00% | 15 | 1.34 | 122.0 | 34.4% | 57.2% | 52.9% | |
| 35.71% | 14 | 1.41 | 148.9 | 31.3% | 51.4% | 39.6% | |
| 75.00% | 12 | 1.47 | 142.3 | 27.3% | 52.2% | 56.5% | |
| 33.33% | 12 | 1.49 | 153.2 | 30.8% | 50.0% | 45.0% | |
| 75.00% | 12 | 1.22 | 128.5 | 33.4% | 53.4% | 55.6% | |
| 54.55% | 11 | 1.17 | 126.9 | 31.9% | 44.6% | 53.6% | |
| 50.00% | 8 | 1.16 | 117.3 | 33.1% | 46.3% | 54.4% | |
| 42.86% | 7 | 1.36 | 135.1 | 30.0% | 41.3% | 51.4% | |
| 50.00% | 6 | 1.50 | 152.5 | 45.8% | 46.6% | 51.5% | |
| 75.00% | 4 | 1.51 | 137.8 | 40.1% | 52.6% | 60.4% | |
| 50.00% | 4 | 1.44 | 135.3 | 33.1% | 64.6% | 44.4% | |
| 0.00% | 3 | 1.16 | 136.1 | 25.5% | 29.4% | 54.5% | |
| 33.33% | 3 | 0.92 | 105.4 | 26.4% | 23.8% | 44.4% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Deadlock di Valorant?
Matchup terbaik Deadlock adalah melawan Phoenix, dengan win rate 75.0%. Deadlock unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Deadlock?
Matchup tersulit Deadlock adalah melawan Breach, dengan win rate hanya 0.0%. Melawan lawan ini, Deadlock sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Deadlock?
Deadlock punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 12 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Deadlock di matchup yang sulit?
Saat memainkan Deadlock di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Deadlock untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Deadlock?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Deadlock meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.