- Win Rate
- 57.1%
- Match
- 63
- KDA
- 1.37
Deadlock vs Chamber Matchup
- Patch
- 13.06
- Match
- 873.870
- Wilayah
- Semua Region
- Rank
- Semua Rank
- Platform
- Semua Platform
- Mode
- Competitive
- Terakhir Diperbarui
- 15 Okt 2026 UTC
- Metodologi
- Metodologi Data
- Penulis
- Dakota Chinnick
Breakdown matchup Deadlock vs Chamber: Deadlock mendominasi dengan win rate 57.1% dari 63 match. Fragging unggul (KDA 1.37) memberi Deadlock keunggulan jelas. Lihat statistik attack/defense dan analisis tempur.
Rincian matchup Deadlock
Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Deadlock dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.
Siapa yang menang di matchup Deadlock vs Chamber?
Rincian Performa Deadlock vs Chamber
Analisis 63 match menunjukkan Deadlock punya keunggulan jelas atas Chamber di matchup head-to-head ini, menang di 3 dari 4 metrik performa penting. Meski Chamber kuat di satu kategori, keunggulan statistik Deadlock secara keseluruhan di fragging, damage, dan win rate per sisi memberinya posisi lebih kuat di sebagian besar baku tembak.
Ringkasan Matchup Deadlock vs Chamber
Matchup Deadlock vs Chamber di Valorant adalah matchup dominan di mana satu agent jauh lebih unggul. Berdasarkan 63 match kompetitif yang dianalisis, Deadlock menang 57.1% dibanding 42.9% milik Chamber, selisih 14.3 poin persentase. Selisih terbesar ada di kemampuan fragging, tempat Deadlock konsisten lebih unggul. Di matchup Sentinel vs Sentinel ini, Deadlock punya keunggulan telak di matchup agent ini. Chamber jangan pernah mengambil duel sendirian melawan Deadlock dan harus mengandalkan koordinasi tim, utility, dan crossfire untuk bisa bersaing secara efektif.
Analisis Fragging Deadlock vs Chamber
Deadlock unggul tipis atas Chamber dalam perbandingan fragging yang kompetitif, memenangkan 3 dari 5 metrik dengan keunggulan menonjol di KDA efficiency, survivability, headshot accuracy. Dengan selisih hanya 3-2 dari 63 match yang dianalisis, matchup Deadlock vs Chamber ini masih bisa dimenangkan kedua pihak. Chamber tidak perlu merasa kalah kelas. Jaraknya cukup sempit sehingga skill individu, pilihan positioning, dan pengambilan keputusan in-game bisa dengan mudah membalik pertarungan tertentu untuk keuntungan Chamber.
Performa Attack dan Defense Deadlock vs Chamber
Rincian Sisi Menyerang
Deadlock menunjukkan keunggulan attack yang moderat atas Chamber di matchup ini, memenangkan 49.5% round attack dibanding 46.8%. Selisih 2.8 poin ini memberi Deadlock kemampuan merebut site yang sedikit lebih baik, tapi jaraknya masih cukup sempit untuk dikejar pemain Chamber yang jago lewat eksekusi dan permainan tim yang lebih baik.
Data dari 63 game kompetitif menunjukkan kit Deadlock memberi alat yang sedikit lebih baik untuk skenario attack. Ini bisa terlihat dari utility entry yang sedikit lebih efektif, penundaan post-plant yang lebih baik, atau adaptasi mid-round yang lebih unggul. Meski begitu, tim Chamber tidak perlu mengubah pendekatan attack secara drastis. Fokuslah merapikan timing execute, mengoordinasikan rantai utility dengan lebih presisi, dan memastikan trade terjadi saat entry gagal. Peningkatan kecil dalam koordinasi tim bisa dengan mudah mengatasi selisih 2.8%.
Dalam duel entry, Deadlock punya sedikit keunggulan statistik, tapi tidak sampai mengubah pendekatan dasar. Pemain Chamber tetap boleh masuk dengan percaya diri saat punya informasi atau dukungan utility yang bagus. Penyesuaian utamanya adalah hindari duel 50-50 yang tidak perlu. Cari angle yang memberimu keunggulan lewat utility, informasi, atau dukungan rekan tim. Deadlock bisa bermain sedikit lebih agresif saat entry karena statistik sedikit berpihak padanya.
Di situasi post-plant, keunggulan tipis Deadlock kemungkinan berasal dari utility yang lebih baik untuk menggagalkan defuse atau mengontrol angle retake. Chamber sebaiknya mengimbangi dengan posisi post-plant yang lebih hati-hati: pilih spot yang punya jalur kabur atau potensi trade, bukan aksi heroik sendirian. Kumpul bersama rekan tim saat post-plant jika bisa, dan gunakan utility secara efisien untuk memaksimalkan waktu tunda. Selisih 2.8 poin ini bisa dinetralkan dengan dasar-dasar post-plant yang cerdas.
Rincian Sisi Bertahan
Deadlock menunjukkan kemampuan defense yang sedikit lebih baik dari Chamber, memenangkan 53.2% ronde defense dibanding 50.5%. Selisih 2.8 poin persentase ini menandakan kit Deadlock punya tool yang sedikit lebih baik untuk sisi CT, tapi jaraknya masih cukup kecil untuk dikejar pemain Chamber yang jago.
Saat menentukan penempatan site, Deadlock sedikit lebih layak diberi peran solo anchor. Keunggulan defense 2.8% kemungkinan datang dari utilitas stalling yang lebih baik, pengumpulan informasi yang lebih unggul, atau posisi menahan site yang lebih efektif. Chamber sebaiknya berpasangan dengan rekan di site-nya daripada solo anchor, atau mengambil posisi yang memungkinkan rotasi lebih awal daripada bertahan lama. Selisihnya kecil, tapi layak dipertimbangkan di game yang ketat.
Deadlock menunjukkan kemampuan retake yang sedikit lebih baik di matchup ini. Entah lewat utilitas clearing yang lebih unggul, posisi post-plant yang lebih baik, atau mekanik clutch yang lebih kuat, Deadlock berhasil retake dengan rasio sedikit lebih tinggi. Chamber sebaiknya fokus retake bareng tim dan jangan sok jadi hero 1v1 melawan Deadlock kalau bisa menunggu rekan. Deadlock bisa sedikit lebih percaya diri di situasi retake terisolasi, karena statistik sedikit berpihak padanya.
Di ronde eco dan force buy, selisih 2.8% jadi makin terasa karena keunggulan utilitas menumpuk. Chamber sebaiknya lebih hati-hati dengan agresi eco melawan Deadlock dan memprioritaskan save untuk full buy, saat utilitas tim bisa menutupi kelemahan individu. Deadlock bisa bermain sedikit lebih agresif di force buy, karena kit defense-nya tetap memberi keunggulan kecil tapi berarti meski ekonomi terbatas.
Analisis Sisi Keseluruhan
Deadlock punya keunggulan jelas di attack (49.5%) dan defense (53.2%), menjadikannya pilihan yang lebih unggul di matchup Deadlock vs Chamber di sisi map mana pun. Konsistensi di kedua babak ini berarti Deadlock tidak perlu bermain untuk sisi tertentu atau bergantung pada kemenangan di satu babak untuk berhasil.
Keunggulan Deadlock berlaku di semua jenis map dan komposisi tim. Baik di map condong attack, condong defense, maupun seimbang, Deadlock tampil lebih baik. Tim Chamber sebaiknya mempertimbangkan komposisi yang menutupi kelemahannya. Pasangkan Chamber dengan agent fragging kuat yang bisa carry di pertarungan sulitnya, dan pastikan utilitas mendukung positioning Chamber.
Khusus untuk naik ranked, Deadlock secara objektif pilihan yang lebih baik di matchup ini. Kalau kamu sama nyamannya di kedua agent dan sering menghadapi matchup ini, melatih Deadlock memberi keunggulan ranked yang terukur. Pemain Chamber sebaiknya fokus pada kerja sama tim, nilai utilitas, dan menghindari konfrontasi langsung dengan Deadlock daripada mencoba mengalahkannya dalam fragging.
Vonisnya jelas: Deadlock menang di matchup ini di kedua sisi map. Keunggulan gabungan 5.6 poin persentase di attack dan defense merupakan keunggulan statistik yang berarti. Chamber bukan tidak bisa dimainkan, tapi menghadapi pertarungan berat yang membutuhkan dukungan tim lebih kuat dan permainan lebih disiplin untuk bersaing.
Dinamika Sentinel vs Sentinel
Baik Deadlock maupun Chamber mengisi role Sentinel dalam komposisi tim Valorant. Kesamaan role ini berarti tim tidak akan mengalami masalah komposisi karena memakai keduanya. Pertanyaannya murni siapa Sentinel yang tampil lebih baik dalam persaingan langsung. Data kami dengan jelas menunjukkan Deadlock adalah pilihan Sentinel yang lebih kuat saat kedua agent ini berhadapan.
Dalam pertarungan Sentinel vs Sentinel, timing dan pola penggunaan kemampuan yang mirip berarti kedua agent sering memakai kit-nya dengan cara yang sebanding. Pemenangnya biasanya ditentukan oleh siapa yang memakai kemampuannya lebih efisien dan memenangkan duel mekanik setelahnya. Keunggulan statistik Deadlock menunjukkan kit Sentinel-nya sedikit lebih baik dalam memenangkan pertarungan mirror ini.
Bangun comp tim yang sempurna
Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.
- Pembuat comp 5v5 lengkap
- Kecocokan map & win rate per agent
- Keunggulan matchup vs pick musuh

Deadlock punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 12 agen di Valorant. Matchup terkuat Deadlock adalah melawan Phoenix dengan win rate 75.0%. Matchup tersulit adalah Breach dengan win rate 0.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.
Lawan | Win Rate | Match | KDA | DMG/Rnd | HS % | WR Atk | WR Def |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 51.89% | 106 | 1.36 | 136.7 | 30.9% | 47.7% | 53.9% | |
| 60.81% | 74 | 1.32 | 134.0 | 33.4% | 52.6% | 53.9% | |
| 57.14% | 63 | 1.37 | 132.5 | 31.5% | 49.5% | 53.2% | |
| 36.67% | 60 | 1.18 | 124.2 | 33.7% | 43.6% | 48.5% | |
| 50.00% | 48 | 1.38 | 136.9 | 32.6% | 48.4% | 54.2% | |
| 46.34% | 41 | 1.35 | 133.3 | 35.5% | 48.8% | 53.7% | |
| 38.46% | 39 | 1.33 | 134.2 | 30.1% | 43.9% | 52.5% | |
| 44.74% | 38 | 1.33 | 131.7 | 32.1% | 47.3% | 51.5% | |
| 38.24% | 34 | 1.33 | 137.7 | 30.9% | 43.3% | 52.9% | |
| 18.18% | 22 | 1.08 | 123.2 | 32.8% | 42.3% | 45.4% | |
| 45.00% | 20 | 1.27 | 133.3 | 32.7% | 42.2% | 52.8% | |
| 63.16% | 19 | 1.27 | 125.3 | 31.4% | 52.5% | 55.7% | |
| 60.00% | 15 | 1.34 | 122.0 | 34.4% | 57.2% | 52.9% | |
| 35.71% | 14 | 1.41 | 148.9 | 31.3% | 51.4% | 39.6% | |
| 75.00% | 12 | 1.47 | 142.3 | 27.3% | 52.2% | 56.5% | |
| 33.33% | 12 | 1.49 | 153.2 | 30.8% | 50.0% | 45.0% | |
| 75.00% | 12 | 1.22 | 128.5 | 33.4% | 53.4% | 55.6% | |
| 54.55% | 11 | 1.17 | 126.9 | 31.9% | 44.6% | 53.6% | |
| 50.00% | 8 | 1.16 | 117.3 | 33.1% | 46.3% | 54.4% | |
| 42.86% | 7 | 1.36 | 135.1 | 30.0% | 41.3% | 51.4% | |
| 50.00% | 6 | 1.50 | 152.5 | 45.8% | 46.6% | 51.5% | |
| 75.00% | 4 | 1.51 | 137.8 | 40.1% | 52.6% | 60.4% | |
| 50.00% | 4 | 1.44 | 135.3 | 33.1% | 64.6% | 44.4% | |
| 0.00% | 3 | 1.16 | 136.1 | 25.5% | 29.4% | 54.5% | |
| 33.33% | 3 | 0.92 | 105.4 | 26.4% | 23.8% | 44.4% |
Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.
Frequently Asked Questions
Apa matchup terbaik Deadlock di Valorant?
Matchup terbaik Deadlock adalah melawan Phoenix, dengan win rate 75.0%. Deadlock unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.
Apa matchup tersulit Deadlock?
Matchup tersulit Deadlock adalah melawan Breach, dengan win rate hanya 0.0%. Melawan lawan ini, Deadlock sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.
Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Deadlock?
Deadlock punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 12 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.
Bagaimana cara memainkan Deadlock di matchup yang sulit?
Saat memainkan Deadlock di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Deadlock untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.
Statistik apa yang paling penting di matchup Deadlock?
Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Deadlock meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.