Matchup Deadlock vs Killjoy di Valorant
Win Rate
42.9%
Match
7
KDA
1.36

Deadlock vs Killjoy Matchup

Sentinel
Patch
13.06
Match
873.870
Wilayah
Semua Region
Rank
Semua Rank
Platform
Semua Platform
Mode
Competitive
Terakhir Diperbarui
15 Okt 2026 UTC
Metodologi
Metodologi Data

Panduan matchup Deadlock vs Killjoy: Killjoy unggul dengan win rate 57.1%, tapi Deadlock tetap bisa menang. Pelajari statistik tempur dan strategi untuk mengubah dataset 7 match ini menjadi kemenangan ranked.

Rincian matchup Deadlock

Pilih agent lawan untuk melihat statistik head-to-head secara detail. Bandingkan performa Deadlock dari sisi win rate, KDA, damage, persentase headshot, dan efektivitas attack/defense, semuanya berdasarkan data match kompetitif Valorant yang nyata.

Bandingkan dengan lawan
Deadlock - win rate 42.9% di matchup ini
Deadlock
42.9% WR
VS
Matchup Killjoy vs Deadlock - win rate 57.1%
Killjoy
57.1% WR

Siapa yang menang di matchup Deadlock vs Killjoy?

Killjoy menang di matchup Deadlock vs Killjoy
Pemenang
Killjoy
Match: 7
42.9%
Win Rate
57.1%
1.36
Rata-rata KDA
1.07
14.4
Rata-rata Kill
14.7
14.4
Rata-rata Death
15.7
135.1
DMG/Round
135.7
30.0%
HS %
27.3%
204
Combat Score
203
41.3%
WR Attack
48.6%
51.4%
WR Defense
58.7%

Rincian Performa Deadlock vs Killjoy

Rincian matchup Deadlock vs Killjoy - pemenang performa keseluruhan

Analisis 7 match menunjukkan Killjoy punya keunggulan jelas atas Deadlock di matchup head-to-head ini, menang di 3 dari 4 metrik performa penting. Meski Deadlock kuat di satu kategori, keunggulan statistik Killjoy secara keseluruhan di fragging, damage, dan win rate per sisi memberinya posisi lebih kuat di sebagian besar baku tembak.

Kekuatan Frag
1.36Deadlock
1.07Killjoy
Deadlock punya keunggulan fragging yang terasa dengan KDA 1.36 dibanding 1.07 milik Killjoy. Perbedaan rasio kill-death-assist ini menandakan pemain Deadlock lebih bisa diandalkan di situasi clutch dan lebih konsisten berkontribusi pada kemenangan round lewat aksi individu.
Damage Output
135.1Deadlock
135.7Killjoy
Damage di matchup ini terdistribusi merata, dengan Deadlock rata-rata 135.1 ADR dan Killjoy 135.7 ADR. Tidak ada agent yang punya keunggulan firepower yang menentukan, jadi penggunaan utility dan koordinasi tim jadi pembeda utama.
Sisi Menyerang
41.3%Deadlock
48.6%Killjoy
Di sisi attack, Killjoy mendominasi dengan win rate 48.6% dibanding 41.3% milik Deadlock. Selisih 7.2 poin persentase ini menunjukkan Killjoy jauh lebih efektif dalam menyerbu site, baik lewat entry fragging yang lebih baik, utility yang lebih tepat untuk merebut site, maupun posisi post-plant yang lebih kuat.
Sisi Bertahan
51.4%Deadlock
58.7%Killjoy
Killjoy unggul di babak defense dengan win rate 58.7% yang dominan, jauh melampaui 51.4% milik Deadlock. Selisih 7.2 poin persentase ini menunjukkan kemampuan Killjoy yang lebih baik dalam menjaga site, mengumpulkan informasi, dan menggagalkan execute musuh lewat utility dan posisi yang efektif.

Ringkasan Matchup Deadlock vs Killjoy

Matchup Deadlock vs Killjoy di Valorant adalah matchup dominan di mana satu agent jauh lebih unggul. Berdasarkan 7 match kompetitif yang dianalisis, Killjoy menang 57.1% dibanding 42.9% milik Deadlock, selisih 14.3 poin persentase. Selisih terbesar ada di kemampuan fragging, tempat Deadlock konsisten lebih unggul. Di matchup Sentinel vs Sentinel ini, Killjoy punya keunggulan telak di matchup agent ini. Deadlock jangan pernah mengambil duel sendirian melawan Killjoy dan harus mengandalkan koordinasi tim, utility, dan crossfire untuk bisa bersaing secara efektif.

Analisis Fragging Deadlock vs Killjoy

Deadlock menang statistik frag melawan Killjoy di Valorant

Deadlock unggul tipis atas Killjoy dalam perbandingan fragging yang kompetitif, memenangkan 3 dari 5 metrik dengan keunggulan menonjol di KDA efficiency, survivability, headshot accuracy. Dengan selisih hanya 3-2 dari 7 match yang dianalisis, matchup Deadlock vs Killjoy ini masih bisa dimenangkan kedua pihak. Killjoy tidak perlu merasa kalah kelas. Jaraknya cukup sempit sehingga skill individu, pilihan positioning, dan pengambilan keputusan in-game bisa dengan mudah membalik pertarungan tertentu untuk keuntungan Killjoy.

Rata-rata KDA
1.36Deadlock
1.07Killjoy
Deadlock menunjukkan performa kill-death-assist yang jelas lebih kuat melawan Killjoy, dengan KDA 1.36 berbanding 1.07. Selisih 0.28 poin ini mencerminkan kemampuan Deadlock yang lebih baik dalam mengamankan kill sambil menghindari kematian di pertarungan head-to-head ini. Pemain Killjoy yang menghadapi Deadlock sebaiknya mengutamakan koordinasi tim daripada agresi solo. Cari situasi 2v1, koordinasikan penggunaan utilitas dengan rekan, dan fokus pada trade daripada duel terisolasi saat keunggulan statistik Deadlock paling terasa.
Rata-rata Kill
14.4Deadlock
14.7Killjoy
Produksi kill antara Deadlock dan Killjoy nyaris identik, dengan Deadlock rata-rata 14.4 kill per game dan Killjoy mengamankan 14.7. Kesetaraan ini menunjukkan kedua agent sama-sama mampu menemukan frag di matchup ini, dan hasil ronde lebih bergantung pada permainan objektif, penggunaan utilitas, dan koordinasi tim daripada angka eliminasi mentah. Pemain sebaiknya fokus pada kill yang berdampak, seperti entry, situasi clutch, dan trade, daripada sekadar memperbanyak jumlah kill.
Rata-rata Death
14.4Deadlock
15.7Killjoy
Deadlock menunjukkan daya tahan hidup yang jauh lebih baik melawan Killjoy, mencatat 14.4 kematian per game dibanding 15.7. Mati sekitar 1.3 kali lebih sedikit per match memberi Deadlock potensi dampak yang jauh lebih besar: lebih banyak peluang multi-kill, lebih sering hadir di round clutch, dan ekonomi yang lebih stabil karena tetap hidup. Pemain Killjoy menghadapi defisit bertahan hidup yang menumpuk sepanjang match, sehingga posisi yang disiplin dan disengage yang cerdas sangat krusial.
DMG/Round
135.1Deadlock
135.7Killjoy
Damage per round hampir sama antara Deadlock (135.1 ADR) dan Killjoy (135.7 ADR). Kesetaraan ini menandakan kedua agent memberi tekanan serupa di baku tembak dan berkontribusi sebanding dalam menggerus HP musuh. Saat kedua agent ini berhadapan, tidak ada yang bisa mengandalkan damage lebih besar untuk membalik round. Faktor penentunya jadi konsistensi headshot, timing engage, dan koordinasi dengan utility serta damage rekan tim.
HS %
30.0%Deadlock
27.3%Killjoy
Deadlock menunjukkan akurasi headshot yang jelas lebih tinggi melawan Killjoy: 30.0% berbanding 27.3%. Selisih presisi 2.7 poin persentase ini berarti Deadlock menyelesaikan baku tembak lebih cepat, menghemat lebih banyak amunisi, dan memenangkan lebih banyak duel 50-50 saat kedua pemain saling melihat bersamaan. Killjoy menghadapi kerugian nyata di duel aim dan sebaiknya menutupinya lewat utilitas, positioning, atau pilihan senjata yang tidak butuh presisi headshot (shotgun, spray Odin lewat smoke, dll.).

Performa Attack dan Defense Deadlock vs Killjoy

Sisi Menyerang
Killjoy
Deadlock41.3%
Killjoy48.6%
Sisi Bertahan
Killjoy
Deadlock51.4%
Killjoy58.7%

Rincian Sisi Menyerang

Killjoy jauh mengungguli Deadlock di sisi attack, dengan win rate round 48.6% dibanding 41.3%. Selisih 7.2 poin ini menunjukkan Killjoy adalah agent ofensif yang jelas lebih unggul di head-to-head ini, dengan keunggulan yang sulit dikejar Deadlock hanya lewat skill individu.

Berdasarkan 7 match yang dianalisis, Killjoy mendominasi skenario attack lewat berbagai jalur. Tingkat keberhasilan entry, konversi post-plant, dan adaptasi mid-round semuanya jauh berpihak pada Killjoy. Tim Deadlock harus melakukan penyesuaian struktural pada pendekatan attack: kurangi ketergantungan pada Deadlock untuk peran fragging utama, rancang execute yang meminimalkan keterlibatan langsung Deadlock dengan Killjoy, dan pikirkan bagaimana komposisi tim bisa menutupi kelemahan ofensif Deadlock. Sekadar «bermain lebih baik» tidak cukup untuk mengejar selisih 7.2%.

Deadlock sebaiknya menghindari peran entry fragger melawan Killjoy sebisa mungkin. Data jelas menunjukkan Killjoy memenangkan porsi first contact yang tidak seimbang di sisi attack. Pemain Deadlock sebaiknya mengambil peran support: flash untuk rekan tim, trade entry, atau lurk untuk menekan map tanpa konfrontasi langsung dengan Killjoy. Kalau terpaksa entry, tunggu dukungan utility maksimal dan pastikan ada trade yang terjamin. Killjoy boleh dan sebaiknya entry dengan agresif karena statistik mendukung permainan percaya diri.

Skenario post-plant sangat condong ke Killjoy di matchup ini. Deadlock kesulitan mengubah spike plant jadi kemenangan round dengan tingkat yang sama, entah karena penggagalan defuse yang lebih lemah, ketahanan retake yang kurang, atau posisi post-plant yang kurang efektif. Tim Deadlock jangan pernah membiarkan Deadlock sendirian saat post-plant, selalu siapkan rekan di dekatnya untuk crossfire dan trade. Pertimbangkan memberikan spike ke pemain lain jika memungkinkan. Killjoy sebaiknya sadar akan dominasi post-plant-nya dan bermain agresif untuk menjaga spike setelah site direbut.

Rincian Sisi Bertahan

Killjoy jauh mengungguli Deadlock di defense, meraih 58.7% kemenangan ronde dibanding 51.4%. Selisih 7.2 poin persentase ini menunjukkan Killjoy unggul dalam tugas defense inti, yaitu anchor site, mengumpulkan informasi, menahan execute, dan berkontribusi di retake, pada level yang tidak bisa disamai Deadlock.

Deadlock jangan pernah solo anchor melawan Killjoy. Selisih defense 7.2% membuat menahan site sendirian sangat merugikan Deadlock. Sebagai gantinya, pasangkan Deadlock dengan rekan, beri posisi di luar site yang memungkinkan rotasi lebih awal, atau suruh bermain peran support yang tidak perlu bertahan lama di site. Killjoy sebaiknya aktif menjaga site yang sulit, karena kemampuan defense-nya jauh melampaui Deadlock.

Dinamika retake sangat condong ke Killjoy. Saat Deadlock harus retake melawan Killjoy, keberhasilan menuntut keunggulan jumlah dan koordinasi utilitas yang besar. Jangan retake dengan jumlah sama, dan hindari retake solo sama sekali. Killjoy sebaiknya bermain di posisi post-plant dengan percaya diri, karena Deadlock kesulitan membersihkannya dengan efektif. Di skenario clutch, Killjoy punya keunggulan statistik besar yang tidak bisa dikejar Deadlock lewat skill individu saja.

Manajemen ekonomi jadi krusial bagi Deadlock di matchup ini. Force buy melawan Killjoy secara matematis merugikan, karena selisih defense makin besar saat utilitas terbatas. Deadlock sebaiknya mengusulkan full save, memastikan ronde full buy punya utilitas maksimal untuk menutupi kelemahan defense-nya. Killjoy bisa force buy dengan percaya diri, karena kit defense-nya memberi keunggulan yang sebagian menutupi kerugian ekonomi.

Analisis Sisi Keseluruhan

Killjoy menunjukkan superioritas telak di attack (48.6%) dan defense (58.7%), mengungguli Deadlock secara menyeluruh di semua fase game. Berdasarkan analisis 7 match kompetitif kami, ini salah satu matchup agent yang paling berat sebelah di Valorant, dengan Killjoy unggul di setiap tahap.

Pilihan map dan komposisi tim tidak bisa memperbaiki kerugian Deadlock di matchup ini. Killjoy unggul di semua jenis map dan struktur tim. Kalau kamu main Deadlock melawan Killjoy, komposisi timmu harus menutupi dengan besar: agent fragging kuat untuk memikul beban Deadlock, support berat utilitas untuk menutupi positioning-nya, dan koordinasi agar Deadlock tidak dibiarkan sendirian melawan Killjoy.

Untuk naik ranked, hindari main Deadlock saat kamu sering menghadapi Killjoy. Kerugian gabungan 14.5 poin persentase di kedua sisi terlalu besar untuk diatasi lewat peningkatan skill individu. Kalau Killjoy sedang meta di rank-mu, pertimbangkan serius untuk menambahkannya ke agent pool atau memakai agent dengan matchup yang lebih netral.

Vonis akhir: Killjoy menang telak di matchup Deadlock vs Killjoy. Ini bukan soal skill check atau «main lebih bagus». Killjoy punya keunggulan sistematis yang terlihat di ribuan game. Pemain Deadlock yang menghadapi Killjoy sebaiknya menyesuaikan ekspektasi, main lebih support, dan sadar bahwa konfrontasi langsung secara statistik tidak menguntungkan di setiap tahap game.

Dinamika Sentinel vs Sentinel

Baik Deadlock maupun Killjoy mengisi role Sentinel dalam komposisi tim Valorant. Kesamaan role ini berarti tim tidak akan mengalami masalah komposisi karena memakai keduanya. Pertanyaannya murni siapa Sentinel yang tampil lebih baik dalam persaingan langsung. Data kami dengan jelas menunjukkan Killjoy adalah pilihan Sentinel yang lebih kuat saat kedua agent ini berhadapan.

Dalam pertarungan Sentinel vs Sentinel, timing dan pola penggunaan kemampuan yang mirip berarti kedua agent sering memakai kit-nya dengan cara yang sebanding. Pemenangnya biasanya ditentukan oleh siapa yang memakai kemampuannya lebih efisien dan memenangkan duel mekanik setelahnya. Keunggulan statistik Killjoy menunjukkan kit Sentinel-nya sedikit lebih baik dalam memenangkan pertarungan mirror ini.

MetaBot Desktop

Bangun comp tim yang sempurna

Susun kedua tim di Comp Lab, pilih map, lalu lihat keseimbangan role, kecocokan map per agent, dan keunggulan matchup, semuanya dihitung dari match kompetitif asli sebelum ronde dimulai.

  • Pembuat comp 5v5 lengkap
  • Kecocokan map & win rate per agent
  • Keunggulan matchup vs pick musuh
Comp Lab di aplikasi MetaBot Desktop menganalisis komposisi tim Valorant di Haven

Deadlock punya matchup menguntungkan melawan 13 agen dan matchup tidak menguntungkan melawan 12 agen di Valorant. Matchup terkuat Deadlock adalah melawan Phoenix dengan win rate 75.0%. Matchup tersulit adalah Breach dengan win rate 0.0%. Gunakan tabel di bawah untuk melihat detail matchup dan metrik performa.

Win rate matchup Deadlock dan statistik tempur di Valorant (Patch 13.06)
Lawan
Win Rate
Match
KDA
DMG/​Rnd
HS %
WR Atk
WR Def
51.89%1061.36136.730.9%47.7%53.9%
60.81%741.32134.033.4%52.6%53.9%
57.14%631.37132.531.5%49.5%53.2%
36.67%601.18124.233.7%43.6%48.5%
50.00%481.38136.932.6%48.4%54.2%
46.34%411.35133.335.5%48.8%53.7%
38.46%391.33134.230.1%43.9%52.5%
44.74%381.33131.732.1%47.3%51.5%
38.24%341.33137.730.9%43.3%52.9%
18.18%221.08123.232.8%42.3%45.4%
45.00%201.27133.332.7%42.2%52.8%
63.16%191.27125.331.4%52.5%55.7%
60.00%151.34122.034.4%57.2%52.9%
35.71%141.41148.931.3%51.4%39.6%
75.00%121.47142.327.3%52.2%56.5%
33.33%121.49153.230.8%50.0%45.0%
75.00%121.22128.533.4%53.4%55.6%
54.55%111.17126.931.9%44.6%53.6%
50.00%81.16117.333.1%46.3%54.4%
42.86%71.36135.130.0%41.3%51.4%
50.00%61.50152.545.8%46.6%51.5%
75.00%41.51137.840.1%52.6%60.4%
50.00%41.44135.333.1%64.6%44.4%
0.00%31.16136.125.5%29.4%54.5%
33.33%30.92105.426.4%23.8%44.4%
🔍

Help us maintain accuracy! If you notice incorrect stats, missing data, or any issues, your feedback directly improves the quality of our data for the entire community.

Report an Issue

Frequently Asked Questions

Apa matchup terbaik Deadlock di Valorant?

Matchup terbaik Deadlock adalah melawan Phoenix, dengan win rate 75.0%. Deadlock unggul di matchup ini lewat kemampuan fragging yang superior dan interaksi utility yang menguntungkan.

Apa matchup tersulit Deadlock?

Matchup tersulit Deadlock adalah melawan Breach, dengan win rate hanya 0.0%. Melawan lawan ini, Deadlock sebaiknya fokus pada koordinasi tim dan penggunaan utility untuk menutupi kekurangan.

Berapa banyak matchup yang menguntungkan bagi Deadlock?

Deadlock punya 13 matchup menguntungkan (win rate 50%+) dan 12 matchup tidak menguntungkan di Valorant. Memahami dinamika matchup ini membantumu memilih agen lebih baik dan menyesuaikan gaya main.

Bagaimana cara memainkan Deadlock di matchup yang sulit?

Saat memainkan Deadlock di matchup sulit, prioritaskan koordinasi tim, penggunaan utility, dan crossfire. Hindari duel 1v1 terisolasi melawan lawan yang tidak menguntungkan dan cari peluang memakai skill Deadlock untuk menciptakan keunggulan. Sesuaikan positioning berdasarkan apakah kamu sedang attack atau defense.

Statistik apa yang paling penting di matchup Deadlock?

Statistik kunci untuk dianalisis di matchup Deadlock meliputi win rate, rasio KDA, rata-rata damage per round, dan win rate attack/defense. Matchup dengan damage tinggi cocok untuk permainan agresif, sedangkan matchup dengan KDA rendah menyarankan bermain lebih suportif dan mengandalkan trade tim.

Lihat Juga: Sentinel Lainnya